Sembilan Anak di Sikka Terserang Rubella

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Maria Bernadina Sada Nenu

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Maria Bernadina Sada Nenu

“Tidak ada yang sia-sia jika kita melakukan sesuatu untuk anak-anak. Mereka sepertinya tidak memperhatikan kita, mengalihkan pandangan dan jarang berterima kasih, tapi apa yang kita lakukan untuk mereka tidak pernah sia-sia” ~Garrison Keillor

Maumere, SuaraSikka.com – Kabupaten Sikka kini sudah mulai tidak aman dari virus rubella. Setidaknya pada tahun 2018 ini, penyakit menular yang belum ada obatnya itu telah menyerang 9 orang anak di Kabupaten Sikka. Dikuatirkan virus rubella akan menular ke semua wilayah di Kabupaten Sikka.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Maria Bernadina Sada Nenu menyebutkan 9 anak yang ditemui mengalami rubella yakni 5 anak di Desa Nenbura Kecamatan Doreng dan 4 anak di Desa Korobhera Kecamatan Mego. Sementara ini belum ditemukan pada wilayah-wilayah lain di Kabupaten Sikka.
“Artinya virus rubella sudah ada di Kabupaten Sikka. Dan ini berpotensi menularkan kepada anak-anak dan juga ibu hamil. Sehingga kegiatan pemberian imunisasi menjadi sangat penting untuk memutuskan rantai penularan penyakit campak dan rubella,” jelas Maria Bernadina Sada Nenu usai pencanangan kampanye imunisasi virus campak dan rubella di Aula Santa Theresia Avila Maumere, Kamis (2/8).
BERITA TERKAIT: Dinkes Sikka Sasar Imunisasi Campak dan Rubella pada 91.658 Anak
Dia menambahkan terdapat 10 penyakit menular seperti penyakit Hepatitis B, TBC, Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio, Kanker Leher Rahim, Pneumonia, Meningitis serta Campak. Dan mulai tahun 2017 sudah ditambahkan rubella yang diintroduksi dengan campak.
Kabupaten Sikka memiliki riwayat campak yang cukup mengganggu. Terakhir pada tahun 2015 terjadi kejadian luar biasa (KLB) campak di Kecamatan Palue, di mana tercatat jumlah kasus 5 orang. Kondisi ini mengakibatkan virus rubella yang terintroduksi dengan campak bisa saja mengintai anak-anak dan ibu hamil di Kabupaten Sikka.
Dengan realitas yang ada, Dinas Kesehatan akan terus melakukan kegiatan pemberian imunisasi campak dan rubella dengan sasaran anak usia 9 bulan dan kurang dari 15 tahun. Program imunisasi ini akan menjadi rutinitas, di mana seorang anak akan mendapatkan 3 kali suntikan imunisasi campak dan rubella pada usia  9 bulan, 18 bulan, dan akan mendapatkan suntikan campak dan rubela ketiga pada Kelas 1 sekolah dasar melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah.
Penyakit campak dapat menyebabkan demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit, batuk pilek, mata merah hingga kompliksi berat, dapat meyebabkan radang paru-paru, radang otak sampai menimbulkan kematian. Sedangkan penyakit rubella sangat berbahaya pada ibu hamil karena dapat mengakibatkan keguguran dan bayi yang dilahirkan mengalami kelainan konginetal atau cacat bawaan seperti retardasi mental, kelainan jantung bawaan, ketulian dan kebutaan.
Dinas Kesehatan telah menyiapkan beberapa agenda kerja untuk kampanye imunisasi campak dan rubella, seperti sosialisasi dan advokasi, pendataan sasaran, pelayanan imunisasi, teknis pencatatan dan pelaporan, serta persiapan logistik dan posko. Semuanya akan dilakukan secara terukur selama Agustus dan September, guna menapai target imunisasi 100 persen.
Anak-anak dan inu hamil yang menjadi sasaran imunisasi akan mendapakan pelayanan di posyandu, sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan. Pelayanan imunisasi dijadwalkan selama bulan Agustus untuk anak sekolah, dan bulan September untuk anak yang belum sekolah dan dropout sekolah. Dinas Kesehatan telah menerima 11.457 botol vaksin campak dan rubella, dan 3.000 di antaranya sudah didistribusi ke puskesmas-puskesmas.*** (eny)
Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru